Halaman

20 Oktober 2013

Masih sama



Jika hari ini saja anda di bisa menjadi diri sendiri, beryukurlah.
Karena banyak hal yang membuat anda terpaksa menjadi orang lain.
Pengalaman untuk kesekian kali bahwa rasa ingin merendahkan  hati pada pemimpin  terbentur dengan ego dan gengsi yang tingggi. Apa yang akan anda lakukan bila hal yang salah tetap saja dilakukan pemimpin anda? Tetap mengatakan jawaban iya walau sesungguhnya jawaban yang tepat adalah ‘tidak’?
Haruskah menegur jika sebuah teguran dan nasihat tak cukup membuatnya sadar dan mengerti apa yang ingin disampaikan.
Ini adalah sebuah pelajaran yang menarik karena seharusnya semua pemimpin harus juga memiliki hati yang mau ditegur dan dinasehati. Memiliki pikiran terbuka  untuk semua masukan orang lain di ‘bawahnya’.