Halaman

16 September 2012

Langkah Yang Tersamarkan


Ketika saya memilih satu langkah untuk maju

Sebagian diri saya merangsek dua langkah ke belakang

ketika saya putuskan untuk berlari kedepan

Tubuh saya dipaksa untuk berjalan mundur

Terbelah dua...

Apakah akan sakit jika kubelah tubuhku untuk menjalani semuanya menuntutnya

Apakah semua akan baik- baik saja sama seperti yang ku harapkan


Apakah aku akan memilih itu?

Masihkah ada jalan?

Ataukah aku harus berjalan satu langkah kedepan sambil memikirkan dua langah kebelakang?

Atau Berlari kedepan sambil berpikir untuk melawan keinginan agar dapat berjalan kebelakang?
???

Sebuah karya PEMULA  Bernadetta Robertha.2012/www.tfole.blogspot.com

TOP SECRET ...


Saya mulai mengumpulkan materi- materi mengenai keimanan saya. iman yang semakin lama terdata sebagai iman diantara ambang hidup dan mati. Saya yakin kejadian serupa juga banyak terjadi di kehidupan orang yang percaya lainnya.
Tetapi masalahnya adalah ombang- ambing kejelasan yang tak pernag samapai pada titik temu. Saya mengimani kristus sebagaimana saya diajarkan. Untuk memahaminya saya bahkan belajar banyak dari pelayanan saya dan sekolah theologia. Terbentur dengan banyak pertanyaan dan statement dunia, ada banyak hal yang akhirnya sedikit membuat saya ragu akan keberadaan pasti iman saya terhadap Kristus.
Semua yang saya jalani yang notabene adalah semata- mata demi ‘Kemualiaan Nama Allah’ bukan membawa saya kepada pengenalan yang baik akan dasariah kehendak Allah dalam hidup saya, malah membawa saya dalam zona abu- abu. Saya memang tak memperlihatkannya kepada siapapun. Tak pernah saya mengijinkan diri saya terlihat bodoh dalam iman kepercayaan saya di dalam Kristus.
Namun seiring dengan waktu semua terjawab, saya tak dapat denan pasti menggambarkan Kristus yang sesungguhnya. Jangan untuk menjadikan diri sempurna sepertiNya, mencontohkan saja bagaimana Ia sangat sulit dilakukan.
Sadar akan keabu- abuan saya, saya bertekat menemukan yang ‘terhilang’ dari diri saya.
Saya dengan senang hati menulis tentang berbagai hal mengenai Dia. Hal kecil ini membantu saya untuk kembali dengan tekun mencari pribadiNya yang unik. Melalui firman, Inspirasi Firman serta input dari orang- orang  pilihanNya saya sedikit demi sedikit namun pasti bisa lebih mengenal Allah.
Pengetahuan yang murni saya dapatkan dari proses belajar akan firmanNya hanya 10 % membantu saya dalam pemahaman mendalam. Kisah kesaksian dan perhitungan tak terbatas atas setiap anugrahNya yang saya terima setiap hari menyumbangkan lebih dari 80% untuk kebangunan kembali rohani saya secara pribadi.
Inilah titik pembelajaran dimana saya menemukan materi terpenting. TOP SECRET berada di tangan saya. dan bagi semua orang yang percaya dan berharap dapat mengerti Allah dengan benar, saya rasa anda melalui proses pembelajaran, perhitungan dan kesadaran akan dengan pasti menemukan TOP SECRET itu.
Pada akhirnya semua materi yang saya kumpulkan akan sangat membantu untuk memahami keberadaan Allah, Maksud hatiNya dalam realita hidup saya. materi dimana semua orang sesungguhnya sudah mulai dapat mengumpulkannya dari sekarang.
Saya rasa saya perlu mengatakan, pemahaman akan Allah adalah seumpama harta terpendam yang tiada ternilai harganya.

Mat 13:44  "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.


Karya inspirasi kehidupan oleh Bernadetta Robertha Fole/2012/www.tfole.blogspot.com



Sedikit Tentang Apa Yang Saya Pikirkan Hari Ini...


Saya yakin saya tak bisa tanpa seseorang yang ada disamping saya. ya...
Terlalu banyak orang yang mengatakan saya adalah orang idealis dalam mencapai apa yang saya inginkan. Saya pernah menangis ketika orang lain mengatakan saya ini terlalu idealis dalam menjalani hidup.
Berminggu- berminggu saya mencoba mendapatkan makna sesungguhnya dari perkataan orang itu. Apakah saya benar sangat keterlaluan, mengangap semuanya harus berjalan dengan idealisme saya dalam berpikir.
Yang saya dapatkan adalah sesuatu yang luar biasa, satu kalimat yang jujur harus saya katakan, itulah salah satu kalimat yang mendorong saya lebih bersikap realistis dan tidak berusaha menentang realitas. Berjalan dengan ritme yang sudah di alunkan dari awal. Tidak terburu- buru namun melangkah dalam kepastian.
Apa yang saya dapatkan hari ini, mungkin tidak sesukses siapapun yang mendapatkan keberhasilannya dengan sambutan gegap gempita orang banyak diluar sana. Namun bagi saya, saya telah sukses menata hati saya untuk menerima realitas dan memperbaiki apa yang cacat  untuk digunakan dengan sebagai kunci pelengkap kesuksesan sekarang, besok dan masa depan yang akan datang.
Saya begitu mempercayai ketika orang sukses berkata. “ hari ini  menentukan hari esok” namun akan saya tambahkan dan mungkin saja akan menjadi inspirasi tersendiri bagi anda yang membaca pargaraf singkat ini, bahwa “ hari ini ketika anda tidak berusaha menyangkal realitas, anda akan terangsang untuk mempersiapkan apa yang dibutuhkan didalam masa depan anda”..

By BernadettaRobertha/14 Juli 2012, 2:47am/ www.tfole.blogspot.com


Jakarta oh jakarta..

Sebuah karya inspirasi pengharapan oleh bernadetta Robertha.2012/www.tfole.blogspot.com
Jakarta oh Jakarta...

 ibukota negara yang banyak diharapkan oleh bangsa dapat menjadi kota cerminan negara. Jakarta melebihi kapasitas, jakarta terlalu banyak gedung, tak jadi masalah.. yang penting jakarta harus metropolitan.
Potret anak bangsa, kemajemukan dan perbedaan, keselarasan dan ketidak seimbangan, kesemuanya tercampur yang terkadang indahnya melebihi dari sekedar warna cerah.
Dilihat dengan baik ..
jakarta indah..
 indah sungainya
indah jalannya
 indah tokohnya..
 indah sekali,
 sampai- sampai keindahan itu melebihi batasnya hingga tak dapat di deklamasikan dengan kata- katanya.
Mencoba mencari apa yang jelek yang kira- kira saja dapat ditemukan dijakarta.. ternyata, sulit menemukan kejelekan jakarta.
Apalagi disaat ini. Begitu terpaku melihat jalanan semakin tampak indah dengan papan reklame kampanye , slogan kemenangan janji, pamflet kesombongan diri. Sudah indah memang jakarta, namun makin indah dengan  lagi dengan keberadaan mereka.
Semoga saja papan reklame itu bisa hidup dan memenuhi apa yang ditulisnya bukan malah mengaburkan harapan yang terlanjur ditelan mentah- mentah oleh para pejalan kaki.
Berharap agar  trotoar dan tiang halte akan menjadi saksi hidup reklame dan pamflet kampanye yang tersenyum.  Dan berdoa supaya pohon- pohon disepanjang jalan akan berjalan menyibakan dahannya, dan melilitkan akarnya ke arah mereka jika mereka dengan sengaja merobek diri dan bersikap tak tahu diri sudah mengotori fasilitas dengan janji yang sarat dengan kesombongan.
Jakarta... oh jakarta...
Akankah keindahanmu pudar?

Idealist ‘SEJATI’ ?

Sebuah inspirasi hidup oleh Bernadetta Robertha Fole/2012/www.tfole.blogspot.com

Menyempatkan diri untuk berkutat kembali didepan komputer jinjing yang saya miliki membuat pikiran kembali mencoba menginventasikan ide- ide dalam sebuah tulisan. Walau tak sehebat para penulis handal, saya mencoba menulis sesuatu yang patut untuk disampaikan.
Saya terus membayangkan akan jadi seperti apa saya dimata orang- orang.  5 tahun, 7 tahun , 10 tahun yang akan datang, apakah saya akan bisa jadi orang hebat?
Dengan sedikit tersenyum dan mengingat- ingat kembali pernyataan teman- teman saya dahulu ketika saya masih duduk dibangku kuliah. “Kamu orang yang berpikir idealis” .
Saat itu saya binggung dan bertanya pada diri sendiri apakah memang seperti itukah diri saya?
Sejurus kemudian saya merenungkan bahwa hari- hari ini saya mendapatkan banyak pengalaman berharga yang membuat saya kemudian dengan senang hati ‘mengiyakan’ pernyataan para teman saat itu. Dan tentu pasti dengan setiap kekurangan yang ada didalamnya.
Untuk menjadi orang yang idealis sangatlah tidak mudah, akan ada banyak kontra dibanding pro. Ada lebih banyak cemooh daripada pujian. Tapi saya belajar dari itu semua. Sikap yang baik adalah mempertahankan uniknya dirimu. Itulah saya.
Bagi kebanyakan orang untuk menjadi idealis sejatinya harus siap dengan resiko. Itu tadi... cemooh, kontra dan hal buruk lainnya. Hal paling baiknya adalah ‘prinsip’ seorang idealis tidak akan terpengaruh dengan mudah. Dan itulah yang dibutuhkan insan ciptaan Tuhan untuk tetap berdiri bertahan pada patok awal dimana ia ditempatkan.
Pengalaman pribadi ini bisa jadi suatu analogi untuk kita sebagai manusia untuk berani berpikir dan bertindak sebagai seorang yang idealis. Setidaknya idealis dalam merepresentasikan sikap dan Firman Allah yang berprinsip mutlak akan setiap kandungannya. Tak goyah dan tak akan goyah walau ada resiko besar.
Sulit memang menjadi seorang yang idealis didalam Tuhan. resikonya akan lebih besar. Lebih besar dari apa yang pernah dibayangkan manusia sebelumnya.
Tapi Allah akan tetap memampukan anak- anakNya.
 Jadi teringat kembali bahwa Ada suatu buku yang luar biasa bagi para idealis Allah, yaitu KUASA DOA karya Mahesh Cavda. Judul besar ini sudah mewakili apa yang tertulis kemudian di balik sampulnya.
Ya.. intisari terbesar dari pertahanan diri untuk jadi seorang idealis Allah sejati.  Kuasa Doa, air mata, lutut yang bertelut dan pikiran yang  ‘menuju’ Allah akan membuat siapapun yang melakukannya akan KUAT.
Pribadi saya tak berani menganalogikan KUAT. KUAT adalah KUAT dan digambarkan dengan KUAT. jika bersinonim mungkin saya akan sedikit berani.
KUAT : TANGGUH
KUAT : ANTI PECAH
KUAT : ANTI KARAT
Terlalu banyak sinonim. Namun KUAT adalah KUAT.
Pada akhirnya kata hebat pada konteks masa depan saya adalah mampu menjadi seorang yang KUAT  di dalam Tuhan. konteks apapun dan bagaimanapun anda dan saya harus dapat bertahan merenungkan dan merepresentasikan Allah di dalam hidup ini.
Seorang idealis Allah haruslah mengupayakan suatu korelasi berkelas dengan ‘Firman yang Hidup’. Allah tetap Allah. Manusia tetaplah Manusia. Namun upaya adalah mutlak. Bertahan dengan upaya yang  gigih menghasilkan iman yang KUAT.
Biarlah ini menjadi suatu tulisan yang memberkati saudara. Imanuel !


HANTU MODIS..

Suatu tulisan yang lahir dari nonton FILM HOROR INDONESIA !
Aseli 100% buatan Bernadettarobertha.september.2012/www.tfole.blogspot.com

Gw  ga habis pikir dengan film- film indonesia yang tentang hantu- hantu mulu. Film yang lebih banyak geksploitasi rasa takut penontonnya dengan suara gemuruh sama setan yang muncul tiba- tiba pake efek suara gede lagi... wuahhhh... budeg lama- lama yang nonton di bioskop..
Setannya pun dibuat seputih mungkin di bagian muka. Heran... mau nakutin apa mau ngelenong cuy? Ckckckckc...
Apalagi giliran setan kuntilanak yang beraksi. Modelnya pasti gitu-g itu saja. Rambut panjang terurai yang keliatan ga keurus, baju putih, wajah putih disertai bercak darah dikit, lingkar mata yang sengaja dibuat warna hitam. Emang ga bisa ya, modis dikit...
Apalagi nie ya...
Pocong.. masa iya dia ngelompat melulu. Pasti kan ada aja yang waktu dia jalan atau terbang. Kasian kan capek dia...
Adalagi..tuyul yang pasti pake orang cebol yang cuma pake kain lilit kaya celana. Wah porno banget..Emang ye ga ada kreatifnya tuh sutradara...
Coba deh bayangin kuntilanak dipakein baju abaya renda ala syahrini, atau kaftan putih ayu tingting, gw jamin pasti lebih keliatan ok. Sesuatu gitu..  :p
Terus tuyul- tuyul didandan modis kaya daus mini. Rambutnya di spike, ga melulu botax.. sekali- kali pake celana panjang, jangan pake cd mulu.. hahaha... lebih kreatif dan berwarna khan? Iya lah pasti...
Kalau mau samain dikit nie ye..nah gitu tuh gayanya nak muda yang ngaku nge- hits hari gini. Padahal gayanya itu- itu aja. baiknya jangan terlalu terpaku dengan pikiran yang itu- itu aja tanpa mau melihat dunia luar. Ada banyak hal menarik dan positif diluar yang tentunya akan dapat menghasilkan ide- ide kreatif yang akan bawa perubahan bagi masa depan loh..!! Ga perlu mahal untuk jadi beda dan kreatif, cukup jadi diri sendiri alias orisinil.
Ga mau kan ketinggalan zaman karena terpenjara ditempat yang itu- itu doang?
Ayo kembangkan pikiran dan diri tambah wawasan dan bergaul dengan orang- orang hebat dibidangnya. Kejar apa yang lo cita- citain, jadiin visi hidup lo jadi kenyataan. Tapi tetap dengan jalan yang benar dan ga usah takut untuk mulai dari nol untuk sesuatu pembaruan yang membawa dampak besar bagi diri lo dan sesama.  Kalau untuk diri sendiri ga berani apalagi untuk orang banyak.
Kalau lo anak muda yang mau dibilang keren dan gaul, dont worry be happy cuy.. karena pasti ada ‘jalan’ yang disediakan.
Asal mau pasti bisa.
Asal mau berjerih payah pasti ada keuntungan [Amsal 14: 23a]. Semangat, Chayooooooo!!!




Sahabat ...

Sebuah inspirasi relasi oleh Bernadettarobertha/2012/www.tfole.blogspot.com

Friendshi
Arti penting sahabat saya maknai dalam suatu hal berbeda dari bagian hidup. Pentingnya sahabat tidak akan pernah dirasakan  saat sahabat masih berada dan selalu disamping kita.
Sahabat akan terasa sangat berharga ketika kita secara pribadi telah kehilangannya.
Dibalik penyesalan karena kehilangan para sahabat ada makna indah yang saya peroleh. Jangan biarlah orang disampingmu menunggu.
Menunggu untuk untuk dirimu yang sulit memberikan respon. Entah dalam hal kecil sekalipun, atau hal besar yang tak terpikirkan.
Pernahkan anda berpikir bahwa kalimat “Hai..!”,  “Apa kabar hari ini?” atau “ Semangat terus ya! “ sangat berharga dimata mereka. Dengan mengatakan hal itu pada mereka, itu sudah menunjukan perhatian yang besar. Dan mereka sangat bahagia.
Ada banyak alasan untuk mengelak dari rasa bersalah pada seorang sahabat karib. Alasan yang jika dipikirkan kembali adalah alasan yang tak masuk akal untuk dibahas.
Sahabat adalah elemen penting yang seringkali terlupakan oleh sebagian besar orang. Kasih seorang sahabat melebihi kasih dari seorang saudara sekalipun.
Kelemahan, kelebihan.. mereka adalah orang- orang yang paling jeli melihat siapa pribadi kita selain diri kita sendiri.
Dan untuk mencapai suatu puncak posisi dalam hidup , tak pernah saya pungkiri bahwa saya membutuhkan sahabat dalam bekerja sama. Sahabat yang menaruh kasih setiap waktu yang berani mengatakan letak kesalahan pribadi saya dengan tanpa rasa ragu dan canggung dan itu semata- mata hanya demi membuat saya lebih berkembang. Sahabat adalah rekan terbaik.
 Saya amat tak setuju jika belahan jiwa seseorang adalah melulu tentang pasangan yang dicintai. Sekedar candaan mendalam bahwa ‘pasangan adalah tulang rusuk yang hilang atau pasangan rusuk saya’  adalah ungkapan yang paling ideal. Itu berarti pasangan menjadi bagian utuh dalam diri. Sedangkan soulmate adalah ‘sahabat’ yang mengerti dengan baik kita dan mengasihi kita dengan sikapnya. Saya lebih memilih sahabat adalah soulmate sejati saya. setuju atau tidak setuju sebagian hati anda akan bersuara “ya.. memang”.
Sahabat adalah rekan satu tim yang paling handal. Bagaimanapun kondisi anda dia adalah rekan yang luar biasa yang mendampingi. Jika anda tertawa ia juga akan tertawa, jika anda bersedih ia akan dengan senang hati memberikan pundaknya dan menghibur anda supaya bisa tertawa lagi. Ia akan tetap mendoakan anda bagaimanapun sikap anda terhadapnya.
Jangan pernah memberikan celah  dimana sahabat anda akan ‘lari’. Kasih yang terbaik bagi mereka adalah kasih yang merespon. Tak hanya satu arah tetapi dua arah. Sebagaimana anda dikasihi dengan caranya, kasihi pula dirinya dengan cara anda. Tak perlu diminta mengerti, ia akan mengerti cara anda mengasihinya. Dan dengan senang hati ia menerimanya.
Saya telah mengalami banyak kehilangan sahabat, namun saya berjuang untuk mendapatkan mereka kembali. Dan saya tak akan membiarkan celah tercipta dan membuat mereka pergi untuk kedua kalinya.
Bagaimana sahabat anda saat ini? ...
Jangan pernah biarkan celah tercipta di antara anda dan dirinya.
Penyesalan akan selalu datang di belakang.
Jika anda kehilangan mereka sekarang, jadilah bijak dan penuh dengan kasih untuk mendapatkan sahabat anda kembali. Hati kecil mereka akan berharap terus supaya anda berada di samping mereka kembali.
Jika kesalahan pernah terjadi antara anda dan dirinya, jadilah orang yang paling berbesar hati mengakui keakuan diri dan meminta maaf pada mereka.
Bersahabatlah !
 “Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang saudara” Proverbs 18 :24
“Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran”  Proverbs 17:17




RencanaNya

Sebuah karya PEMULA dari Bernadetta Robertha/15072012/www.tfole.blogspot.com

Apakah saya bisa merasakan cinta sama seperti orang lain dapat merasakannya..
Apa yang membuat saya menunggu?
Belum tibakah saatnya?
Atau belum percayakah Tuhan padaku?
Belum  percayakah diriNya untuk mempercayakan cinta datang mengetuk?
Adakah orang yang paling tepat mendampingi saya ?
Sampai saat ini saya tetap menunggu..
Walau paragraf hati ini saya tuliskan..
Mungkin banyak orang yang terlarut membaca dan mulai untuk memaknai diri saya tanpa berusaha mengerti apa yang saya rasakan saat ini..
Ingin rasanya kaki ini melangkah untuk menemukan hadiah tersembunyi itu
Apa daya saya mungkin tak diizinkan untuk melakukan
Dia memiliki ribuan cara untuk mengaburkan pandangan saya dari hadiahNya
Sampai saat ini saya menunggu
Hati saya menerima pesan kilat..
Pesan yang mengatakan bahwa jangan pernah mempertanyakan waktu padaNya
Semua akan berjalan sesuai dengan perintah dan kuasaNya
Namun apakah akan selama ini?
Tetap saya akan bertanya..
Bertanya..
Sampai kapan?
Entah sampai kapan..
Dimana ada Kau 
saya akan percaya bahwa ada hadiah kecil yang sangat besar dan sangat berharga yang akan diberikan pada waktuMu..
Saya tetap menunggu..

Keputusan ..

Apakah hal yang paling menakutkan yang dalam hidup saya? ...
mengambil sebuah keputusan yang menentukan jalan masa depan saya.
SAYA HARUS PERGI DIUTUS SEBAGAI HAMBA TUHAN ke daerah dimana saya akan ditempatkan.
Sadar akan ketakutan yang tidak akan pernah pergi walau seberusaha apapun saya mencoba melarikan diri, saya memutuskan untuk menjalankan esok.
Ya.. beban berat bagi saya jika harus jauh dari keluarga saya. 4 tahun tinggal terpisah dengan keluarga saat kuliah dan akhirnya bersatu lagi dengan keluarga selama satu tahun belakangan ini membuat saya sangat ragu dan merasa sangat sedih untuk meninggalkan mereka. Inilah hal terberat yang saya miliki saat ini.
Namun, jika saya tak berani melangkah saat ini, yaitu pekan depan, mungkin hal berharga yang paling tersembunyi akan saya lewatkan begitu saja. Saya yakin Tuhan memilki rencana indah untuk hidup saya. Dan semua rencanaNya memiliki waktu yang tepat untuk setiap eksekusinya.
Pasti akan jadi lain cerita jika saya terus menerus mundur dan merasa takut untuk melangkah. Jika Tuhan menetapkan dan memanggil saya untuk menjadi alatNya. Saya yakin dia akan membukakan pintu demi pintu dimana saya akan sepenuhnya berkembang dan sesempurna mungkin menghidupkan karya TanganNya dalam pelayanan saya.
Beruntung saya memilki sahabat, teman yang secara langsung terus mengingatkan saya untuk tidak ragu dalam mengambil keputusan. “Kamu harus berani ta, Penyakit dan segala halangan yang manusia buat, ga akan bisa menghalangi rencana Allah”. Itu adalah kalimat paling menyakitkan dan merobek sanubari saya untuk kembali terbakar dalam arah panggilan yang benar.  Hal ini juga yang menjadikan saya berpredikat pengecut. Hanya jika saya munafik, saya akan akan dengan mudah berkata bahwa itu adalah hal manusiawi. Rasa takut, ragu- ragu... lumrah.
Kemunafikan tak akan pernah mendapat tempat di sisi Allah. Saya ‘mau’ tempat itu. Maka saya akan membuang jauh- jauh kemunafikan dan rasa pembelaan diri yang besar dalam hidup saya. takut di awal langkah adalah awal bagi keterpurukan.
Ketika menulis artikel ini, saya berharap entah siapapun yang membaca dapat menarik makna yang bukan saja membuat saya terbangun namun juga membuat anda terbangun dan menyadari arti penting langkah pertama dalam menentukan jalan masa depan anda.
Jika banyak orang menggemari kalimat “ Hidup itu pilihan”, bagi saya secara pribadi “Hidup itu adalah keputusan.. keputusan untuk tidak memilih namun menjalankan dan memberanikan diri untuk mengembangkan apa yang menjadi kapasitas pribadi “.
Dan pada akhirnya saya dengan yakin dan penuh iman percaya akan terus mengatakan SEGALA PERKARA DAPAT KUTANGGUNG DIDALAM DIA YANG MEMBERIKAN KEKUATAN PADAKU. AMIEN
IMANUEL.... Tuhan Beserta Kita !


Suatu fakta hati oleh Bernadetta Robertha/2012/www.tfole.blogspot.com


Andai...

pengharapan hati oleh Bernadetta Robertha/15072012/www.tfole.blogspot.com

Saya tak mungkin untuk mampu
hal yang membuat saya merasa kehilangan
Ketika nanti pada waktuNya saya tak lagi dapat menengar suaranya
Otak tak mampu menggambarkannya jika tiba waktunya
Andai..
Waktu itu tak akan pernah ada
Andai..
Dia tak akan pernah hilang
Saya tahu peta perjalanan hidup akan sampai ke alamat itu
Sampai saat itu tiba ..
Tolong ..
Tolong izinkan saya untuk meraup kebahagiaan sebanyak- banyaknya dan merasakan kasih sayangnnya yang tak pernah habis..
Andai..
Andai..
Waktu itu tak akan pernah ada
Andai..
Andai titik jalan itu tak akan pernah kulewati..
Saya akan tetap berharap demikian..
Tuhan..
Harga apa yang harus kubayar supaya saya tak kehilangan papa pada waktuMu nanti..
Jika saya harus sampai mati melayaniMu. Sampai saya merasakan dianiaya oleh ribuan orang.. saya akan akan jalani..
asalkan jangan pernah saya melewati titik dimana saya harus kehilangan papa..
andai..

07 Juni 2012

Hambatan


Hambatan adalah hal-hal menakutkan yang anda lihat ketika anda menutup mata dari tujuan anda.
Obstacles are those frightful things you see when you take your eyes off your goal.
Henry Ford

Happiness is NOT a destination


Kebahagiaan bukanlah tujuan, melainkan cara kita menjalani hidup.
Happiness is not a destination. It is a method of life.
Burton Hills

Kualitas


“KUALITAS seseorang membuka banyak pintu, KARAKTER seseorang menjaga pintu-pintu itu tetap terbuka.”
Personality opens doors, Character keeps them open.
-Unknown-

Men & Woman


Pria dan wanita mungkin berbeda satu sama lain, tetapi jiwa mereka dapat bersatu menjadi satu.
Men and women may be different from each other, but their souls can still be combined to form one.
Anonymous

Kita Bisa Membodohi Orang Lain


Kita bisa membodohi semua orang beberapa kali, dan beberapa orang setiap kali, tapi kita tidak bisa membodohi semua orang selamanya.
You can fool all the people some of the time, and some of the people all the time, but you cannot fool all the people all the time.  
Abraham Lincoln

Kesalahan


Membuat kesalahan berarti kita belajar lebih cepat.
Making mistakes simply means you are learning faster.
Weston H. Agor

Berusaha


Tuhan tidak menuntut kita untuk Sukses, Dia hanya mengharuskan kita Berusaha.
God doesn’t requires us to succeed, He only requires that we Try.
Mother Theresa

Terbanglah


Terbanglah menuju bulan. Jika tidak sampai pun, kita akan mendarat di antara bintang.
Shoot for the moon.  Even if you miss, you’ll land among the stars.  
Les Brown

Goals


Tujuan adalah mimpi dengan batas waktu.
Goals are dreams with deadlines.
Diana Scharf Hunt

Tuliskan dalam hatimu..


Tuliskan dalam hatimu bahwa setiap hari adalah hari terbaik pada tahun ini.
Write it on your heart that every day is the best day in the year.
Ralph Waldo Emerson

While We Can't
Ketika kita tidak dapat mengendalikan semua yang terjadi terhadap kita, kita dapat mengendalikan apa yang terjadi di sekitar kita.
While we may not be able to control all that happens to us, we can control what happens inside us.
 Benjamin Franklin.

01 Juni 2012


Author    : Bernadetta Robertha

Date            : 20 Mei 2012/ 03:41 am

Masih Tanggung Jawab Anda !
Istilah kekeringan rohani kerap muncul ketika orang percaya merasa apa yang dibutuhkannya dalam lingkup rohani kurang tercukupi. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Pendeta yang kurang memberikan firman yang tepat (tidak peka pada kebutuhan rohani jemaat), komunitas yang jauh dari Tuhan atau alasan lainnya yang masuk akal.
Merasa terpenjara dengan pemikiran sendiri, melamunkan hal- hal yang tak penting untuk ikut disalahkan.
Mencoba mengambil fakta yang terjadi dalam diri saya secara pribadi ketika saya merasakan apa yang terjadi dalam diri saya adalah seutuhnya adalah kesalahan dari komunitas. Komunitas yang pemimpin kurang  mengayomi, orang- orang yang terlibat di dalamnya kurang memberikan respon yang baik. Saat lemah memang semuanya menjadi mungkin untuk disalahkan. termasuk kesalahan yang ditujukan kepada diri sendiri.
Namun apa yang saya alami mungkin bagi anda tak sebanding dengan kekeringan rohani yang anda rasakan. Percayalah semua manusia dipercayakan Allah dengan porsi yang cukup bagi masing- masing pribadi. Dia tak pernah memberikan porsi yang berlebihan. Dia benar- benar mengetahui batasan diri saya dan saudara.
Ambilah waktu beberapa menit bagi diri anda untuk sekedar mereview apa yang terjadi, jika anda orang yang sistematis, mulailah dengan mencatat semua yang anda rasa patut untuk disalahkan. Tetapi jangan lupa cantumkan pula apakah  diri anda yang secara langsung atau tidak langsung  memberikan kontribusi pada kekeringan rohani diri anda.
sudah ketemu? apakah anda menemukan akar permasalahannya. Siapa yang paling bertanggung jawab atas kekeringan rohani anda? atau siapakah yang paling bertanggung jawab atasnya?
semua jawaban orang didunia ini adalah sama. semua jawaban yang hampir paling pasti adalah diri anda sendiri.  bukan guyonan belaka jika saya menuliskan bahwa anda adalah orang yang terlalu munafik. munafik untuk mengakui kalau semua pangkal permasalahan adalah karena diri anda sendiri.
bukan satu atau dua kali saja anda pernah membuat kesalahan dan menghasilkan sesuatu yang buruk. itu manusiawi. dan sangat lumrah jika semua perasaan buruk ada pada anda.
satu kalimat yang sangat memberkati saya dan menginspirasi saya untuk menuliskan beberapa paragraf mengenai betapa dasyatnya kalimat ini mempengaruhi hidup saya.
“Dengan menggunakan respon yang tepat semua masalah dapat dilihat dari sudut pandang yang benar”
ya... eksrak dari kalimat diatas adalah respon. Apapun permasalahan yang anda alami saat ini, terlepas dari besar atau kecilnya permasalahannya, yang terpenting untuk menyelesaikan dengan baik dan benar adalah respon yang tepat.
Jika anda salah satu langkah saja memberikan respon, masalah sepele saja bisa berubah menjadi bom atom yang menghancurkan. Jika anda telah mulai merasakan adanya rasa haus namun tak terpuaskan. atasilah dengan tetap memberikan respon yang baik. Yaitu dengan tetap mengusahakan diri anda tetap pada jalur Allah. Hitunglah berapa banyak hal ajaib yang telah Allah nyatakan. Biasakanlah mengucapkan syukur atas setiap berkatNya. Dan jangan pernah andalkan orang lain untuk memuaskan dahaga hati anda. Mungkin banyak hamba Tuhan yang luar biasa. Namun ingatlah bahwa mereka  juga manusia yang dipakai Allah untuk menjadi alatnya. Masih saja terkadang tidak dapat sempurna seperti yang anda kehendaki. Mereka boleh menabur namun yang memutuskan untuk bertumbuh adalah diri anda sendiri.
Maka mulailah langkah kecil anda dengan memberikan respon yang benar. Tuhan memberikan anda hati untuk merasakan dan otak untuk berpikir. Gunakanlah semua yang telah diberikan secara maksimal. Jika semua hal indah diberikan Allah secara cuma- cuma, maka anda wajib memaksimalkannya sebagai bentuk penghargaan. Ingatlah bahwa Allah tak menuntut penghargaan akan diriNya. Dia hanya menginginkanmu untuk menghargai diri anda sendiri.  
Anda dan saya adalah ciptaanNya yang sangat berharga. Meresponi dengan baik dan menggunakan cara Allah  adalah trek terbaik untuk penempatan hidup yang bahagia. Dunia dan akhirat.
Tetaplah Bertumbuh ! 
Bernadetta Robertha/www.tfole.blogspot.com




Author: Bernadetta Robertha

Date : Kamis, 22 Mei 2012

09.53 am

SENSOR RESPON YANG MEMUKAU 

S

emua perasaan yang ada pada manusia adalah sesuatu yang lumrah jika terlihat di luarnya. Manusia memiliki sensor respon yang begitu luar biasa memukau.  Ada seseorang yang dengan mudah meneteskan air mata melihat adegan romantis di film- film. Ada  seseorang yang bahkan juga akan ikut- ikutan marah karena idolanya dalam sinetron di tindas oleh si pemeran antagonis. Ada yang gregetan ketika melihat pria yang begitu tampan dengan culunnya tak dapat menyebrang  jalan raya. Semua bisa saja terlihat dari raut wajah. Marah, kesal, sedih, atau istilah yang belakangan sedang populer ‘galau’ , yang selalu saja dirasakan dunia ini. Ya... selama anda dan saya masih hidup pasti semua rasa masih akan terus dirasakan. Hal ini pun tak lepas dari bagaimana perasaan anda ketika problem datang.
Masalah akan datang setiap hari. Tak ada yang menjanjikan bahwa anda dan saya dapat terbebas dari masalah.  Namun bagaimana anda memberikan respon atas setiap permasalahan, itulah dimana anda dituntut untuk lebih dewasa serta bijaksana dalam bersikap.
Tahukah anda? Opening act dalam sebuah pertunjukan adalah part yang paling menentukan dalam sebuah pertunjukan. Dengan opening act yang gemilang dan memukau maka setiap yang menyaksikannya pertunjukan tersebut akan bersemangat dalam menyaksikan part selanjutnya. Tak banyak berbeda dari oppening act, respon awal anda dalam menghadapi sesuatu adalah hal yang paling menentukan bagaimana akhirnya. 
Bicara memang semudah menekan tombol power on off di remote TV anda. Tapi membuat hal yang saya tuliskan diatas menjadi suatu hal yang real adalah perkara sulit. Karena pada prakteknya, pikiran anda telah didominasi oleh perasaan. Saya banyak belajar dari banyak pemimpin sukses. mereka lebih mengedepankan logika daripada perasaan. Dan seperti itulah harusnya anda dapat berlaku. Suatu keuntungan besar dapat memiliki hal semacam itu. Jika anda saat ini lebih mengutamakan perasaan dan orang sukses yang dominan akan logikanya, bagaimana kalau anda mix itu menjadi sesuatu yang lebih dapat dikembangkan dan membawa dampak yang memukau bagi diri anda.
Bagaimana anda dapat melakukannya?
Pertama yang harus anda lakukan adalah pakailah logika diawal dengan memberikan respon yang tepat saat problem datang menghampiri dan berpikirlah jernih. Berpikirlah bagaimana anda akan segera mengakhirinya. Langkah apa saja selanjutnya yang akan anda ambil.
Hal kedua adalah tetap rileks. Dengan logika yang anda utamakan dalam langkah yang pertama, sudah pasti anda akan rileks . Jangan pernah menganggap problem sebagai beban. Gantilah kosakata problem  dengan  challenge yang memberikanmu kesempatan untuk naik ke level yang lebih tinggi. Easy going...!
Ketiga,  selesaikan bagian akhirnya nurani (suara hati) anda, namun tanpa mengesampingkan logika berpikir.
Jadi tidaklah menjadi sesuatu yang berlebihan bila saya mengajak anda tersenyum dan bersikap tenang  sebagai bagian opening act bila challenge hidup anda datang menyapa. Hadapi setiap bagiannya dengan  tenang. Patrilah dalam pikiran anda bahwa anda terlalu berharga untuk menyia- nyiakan setiap moment untuk tenggelam dalam masalah. Jika anda tidak menghargai hidup anda sendiri, lalu siapa lagi?
Jika boleh saya mengutip  kalimat yang memukau maka saya akan mengutip “hati yang gembira adalah obat.  Semangat yang patah mengeringkan tulang...”
Tetaplah semangat. Gunakanlah sensor respon memukau yang masih tersembunyi di dalam diri anda. Bernadetta Robertha/www.tfole.blogspot.com

25 Maret 2012

Jangan Pernah Menyesal


Author : Benadetta Robertha

Date : 22 Maret 2012
12:12 am

 Ada sesuatu yang membuat manusia seringkali menyalahkan diri sendiri atas hal buruk yang terjadi di dalam hidupnya. termasuk ketika sedang mengalami kegagalan.  Sikap yang paling pasti muncul adalah  gerakan ‘mencaci diri’ yang kerap timbul jika mengalami suatu kegagalan. Bagi anda mungkin hal ini biasa namun tidak bagi orang- orang sukses yang ‘handal’. bagi mereka, kegagalan adalah kerikil kecil yang harus disingkirkan.
saya banyak melihat ketika seorang berhasil maka ia akan bahagia tetapi ketika gagal akan bersedih dan acap kali menyesal sejadi- jadinya. menyesal dan terus menyesal ...
Namun tahukah anda semua hal yang berkaitan dengan kata ‘sesal’ atau ‘menyesal’ adalah perkara yang sia- sia untuk dilakukan.
Lalu bagaimana mengatasinya agar tidak  lengket dengan kata menyesal?
Hal pertama yang terpenting adalah membuka cara berpikir saudara yang terbentuk dalam pola tradisional bahwa apapun yang anda telah lakukan secara langsung berkaitan dengan semua proses berpikir sebelumnya. Entah dalam keadaan  tertekan atau dalam keadaan sukacita, semua yang telah terjadi adalah hasil kerja dari pikiran yang pada akhirnya melahirkan suatu  tindakan.
Satu- satunya jalan untuk menghindari kata kerja ‘sesal’ adalah menjauhkan diri darinya. Kalau perlu larilah menjauh dan hilang dari hadapannya. Tinggalkan dia tanpa ampun seperti anda meninggalkan kotoran hewan yang baunya membuat anda pusing setengah mati. Dan ingat,  jangan pernah mencoba untuk menengok kearahnya. sangat berbahaya !
Mengapa saya menuliskan demikian? karena kata ‘sesal’ hanya akan membuat anda jatuh.
Sesal dapat anda gantikan dengan hal- hal yang lebih berguna dan membuat anda bangkit kembali. daripada menyesal dengan apa yang telah terjadi baiklah anda mengevaluasi faktor- faktoryang telah menyebabkan  kegagalan anda. Periksalah kembali apakah yang anda lakukan memang karena kesalahan atau ‘faktor luar’. Semua hal ini dengan mudah bisa anda lakukan.
Hal yang paling penting yang saya pelajari dari semua proses yang saya alami adalah belajar untuk tidak menggunakan perasaan yang terlalu dalam untuk menghadapi kegagalan (biasanya orang – orang disekitar sya menyebutnya dengan kata melow ). Ini jauh membuat saya lebih kuat dari sebelumnya.
Dengan perasaan yang terlalu melow (berlebihan) anda akan lebih cenderung berdiam diri dan menunda setiap tindakan ‘pengobatan’ kegagalan. Lebih memilih menikmati setiap titik penyesalan dengan air mata yang sesungguhnya sayang untuk dibuang percuma. Menangisi dan terus memperkatakan ‘kenapa bisa begini? bodohkah aku?.
Dan melewatkan kemungkinan tindakan antisipasi kegagalan berikutnya dari hasil kegagalan pertama. Kedepankan apa yang menjadi penalaran dalam mereview kegagalan. Dengan kata lain,  Berusahalah untuk lebih mengedepankan logika berpikir untuk lari dari penyesalan dan bangkit untuk keberhasilan yang tertunda.
Seperti banyak slogan iklan dengan kalimat ‘cobalah dan rasakan nikmatnya’ itulah bagaimana anda harus mempraktekannya dalam hidup anda!
berjuanglah mewujudkan mimpi anda yang tertunda...! bernadetta robertha


Mampu menerima hasil perjuangan apa adanyaadalah bijaksana, tetapi mau tetap bangkit dengan apa adanya kita hari ini adalah luar biasa!!!  (Peter Wongso)

Martir Allah


Author: Bernadetta Robertha
Selasa, 20 Maret 2012
08:05 wib
Martir
seringkali menjadi suatu penggambaran yang melulu dikaitkan dengan penderitaan demi tidak menyangkal Yesus. namun tahukah anda bahwa martir pada awal kisahnya adalah suatu definisi bagi para pengikut Kristus yang mau bersaksi tentang Yesus dan ajaranNya.
setelah banyak pernyataan dari orang sekitar yang seiman maupun tidak seiman tentang martir, dalam tulisan ini saya mencoba untuk menelaah perkembangan paradigma martir pada masa Yesus sampai masa modern ini.
Menurut definisi saat ini, seorang martir adalah seseorang yang meninggal karena imannya. sayangnya, karena definisi ini kita kehilangan arti sesungguhnya mengenai dunia martir.
Santo Agustinus dalam sejarah Khatolik Roma pernah berkata, “penyebabnyalah, bukan penderitaan, yang menjadikan seorang menjadi martir sejati.”Martir dalam bahasa Yunani berarti “seseorang yang mengingat, dan yang memiliki pengetahuan tentang kebenaran dengan merenugkannya, serta yang dapat membagikan kesaksian tentang kebenaran tersebut.” secara literal berarti seorang “saksi”.
Pada perkembangannya di era Perjanjian Baru konsep martir dikenal sebagai seseorang yang dapat memberikan kesaksian mengenai kehidupan dan kuasa Yesus Kristus. “(Yohanes) datang sebagai saksi (marturia) untuk memberikan kesaksian tentang Terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi  percaya”- Yohanes 1:7; dan, “... tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun keatas kamu, dan kamu akan menjadi saksi (martus)- Ku di Yerusalem dan seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi”- Kisah Para Rasul 1:8.
Dalam kisah Para Rasul  pasal selanjutnya, kita dapat membaca tentang Stefanus yang dilempari batu. peristiwa ini menjadikannya sebagai yang pertama yang membayar harga tertinggi karena memberi kesaksian. Mulai saat inilah kata martir memiliki arti yang lebih kuat karena  seseorang tidak hanya menjadi saksi tetapi karena seseorang yang juga berkemauan memberikan hidupnya atau menjadi martir karena alasan memberikan kesaksian.
Sepanjang perkembanngan jemaat mula- mula, konsep martir terus berkembang menjadi  “seorang yang memberikan kesaksian dibawah ancaman,” dan “ seseorang yang meneladani Kristus.” saat Polycarp dibunuh oleh penguasa Roma pada abad ke- 2 (dijatuhi hukumman dibakar hidup- hidup), ia diakui sebagai seorang yang hidupya telah menjadi teladan iman dalam Yesus Kristus. dalam sebuah surat yang ditujukan epada jemaat di Smirna, Polycarp diberi gelar sebagai Martir sebab meninggal oleh karena imannya pada Kristus. Maka ‘Martir’ adalah seorang yang memilih untuk menderita sampai mati  daripada menyangkal Kristus atau karya-Nya; yang mengorbankan sesuatu yang sangat penting untuk melebarkan Kerajaan Allah; dan yang bertahan dalam penderitaan yang hebat karena menjadi saksi Kristus.
Saat anda dan saya membaca, mendengar atau bahkan melihat  kisah para martir yang masih hidup sampai hari ini, mari berdoalah bagi mereka. berdoalah bagi kondisi rohani  dan jasmani mereka supaya mereka dapat menjadi seorang ‘saksi’ sampai akhir zaman. Amien!

Salam Damai Sejahtera bagi kita semua yang mengasihi Yesus, Berjuanglah demi imanmu pada Kristus...!Bernadetta.R