Halaman

Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Poems. Tampilkan semua postingan

26 Februari 2013

MUDA


Muda bukan berarti tidak bicara dan tidak dapat didengarkan.
 Muda berarti kuat dan bukan rapuh.
Muda berarti lebih dipersiapkan dari yang pernah ada sebelumnya.
 Muda tidak berarti kosong tapi siap diisi.
 Muda bukan bararti hanya ditulis tetapi juga menulis.
 Muda bukan berarti condong tapi tegap lurus.
  Muda bukan berarti tidak bersinar tetapi siap memancarkan sinar.
  Muda bukan berarti tidak tua.


16 September 2012

Langkah Yang Tersamarkan


Ketika saya memilih satu langkah untuk maju

Sebagian diri saya merangsek dua langkah ke belakang

ketika saya putuskan untuk berlari kedepan

Tubuh saya dipaksa untuk berjalan mundur

Terbelah dua...

Apakah akan sakit jika kubelah tubuhku untuk menjalani semuanya menuntutnya

Apakah semua akan baik- baik saja sama seperti yang ku harapkan


Apakah aku akan memilih itu?

Masihkah ada jalan?

Ataukah aku harus berjalan satu langkah kedepan sambil memikirkan dua langah kebelakang?

Atau Berlari kedepan sambil berpikir untuk melawan keinginan agar dapat berjalan kebelakang?
???

Sebuah karya PEMULA  Bernadetta Robertha.2012/www.tfole.blogspot.com

Jakarta oh jakarta..

Sebuah karya inspirasi pengharapan oleh bernadetta Robertha.2012/www.tfole.blogspot.com
Jakarta oh Jakarta...

 ibukota negara yang banyak diharapkan oleh bangsa dapat menjadi kota cerminan negara. Jakarta melebihi kapasitas, jakarta terlalu banyak gedung, tak jadi masalah.. yang penting jakarta harus metropolitan.
Potret anak bangsa, kemajemukan dan perbedaan, keselarasan dan ketidak seimbangan, kesemuanya tercampur yang terkadang indahnya melebihi dari sekedar warna cerah.
Dilihat dengan baik ..
jakarta indah..
 indah sungainya
indah jalannya
 indah tokohnya..
 indah sekali,
 sampai- sampai keindahan itu melebihi batasnya hingga tak dapat di deklamasikan dengan kata- katanya.
Mencoba mencari apa yang jelek yang kira- kira saja dapat ditemukan dijakarta.. ternyata, sulit menemukan kejelekan jakarta.
Apalagi disaat ini. Begitu terpaku melihat jalanan semakin tampak indah dengan papan reklame kampanye , slogan kemenangan janji, pamflet kesombongan diri. Sudah indah memang jakarta, namun makin indah dengan  lagi dengan keberadaan mereka.
Semoga saja papan reklame itu bisa hidup dan memenuhi apa yang ditulisnya bukan malah mengaburkan harapan yang terlanjur ditelan mentah- mentah oleh para pejalan kaki.
Berharap agar  trotoar dan tiang halte akan menjadi saksi hidup reklame dan pamflet kampanye yang tersenyum.  Dan berdoa supaya pohon- pohon disepanjang jalan akan berjalan menyibakan dahannya, dan melilitkan akarnya ke arah mereka jika mereka dengan sengaja merobek diri dan bersikap tak tahu diri sudah mengotori fasilitas dengan janji yang sarat dengan kesombongan.
Jakarta... oh jakarta...
Akankah keindahanmu pudar?

RencanaNya

Sebuah karya PEMULA dari Bernadetta Robertha/15072012/www.tfole.blogspot.com

Apakah saya bisa merasakan cinta sama seperti orang lain dapat merasakannya..
Apa yang membuat saya menunggu?
Belum tibakah saatnya?
Atau belum percayakah Tuhan padaku?
Belum  percayakah diriNya untuk mempercayakan cinta datang mengetuk?
Adakah orang yang paling tepat mendampingi saya ?
Sampai saat ini saya tetap menunggu..
Walau paragraf hati ini saya tuliskan..
Mungkin banyak orang yang terlarut membaca dan mulai untuk memaknai diri saya tanpa berusaha mengerti apa yang saya rasakan saat ini..
Ingin rasanya kaki ini melangkah untuk menemukan hadiah tersembunyi itu
Apa daya saya mungkin tak diizinkan untuk melakukan
Dia memiliki ribuan cara untuk mengaburkan pandangan saya dari hadiahNya
Sampai saat ini saya menunggu
Hati saya menerima pesan kilat..
Pesan yang mengatakan bahwa jangan pernah mempertanyakan waktu padaNya
Semua akan berjalan sesuai dengan perintah dan kuasaNya
Namun apakah akan selama ini?
Tetap saya akan bertanya..
Bertanya..
Sampai kapan?
Entah sampai kapan..
Dimana ada Kau 
saya akan percaya bahwa ada hadiah kecil yang sangat besar dan sangat berharga yang akan diberikan pada waktuMu..
Saya tetap menunggu..

Andai...

pengharapan hati oleh Bernadetta Robertha/15072012/www.tfole.blogspot.com

Saya tak mungkin untuk mampu
hal yang membuat saya merasa kehilangan
Ketika nanti pada waktuNya saya tak lagi dapat menengar suaranya
Otak tak mampu menggambarkannya jika tiba waktunya
Andai..
Waktu itu tak akan pernah ada
Andai..
Dia tak akan pernah hilang
Saya tahu peta perjalanan hidup akan sampai ke alamat itu
Sampai saat itu tiba ..
Tolong ..
Tolong izinkan saya untuk meraup kebahagiaan sebanyak- banyaknya dan merasakan kasih sayangnnya yang tak pernah habis..
Andai..
Andai..
Waktu itu tak akan pernah ada
Andai..
Andai titik jalan itu tak akan pernah kulewati..
Saya akan tetap berharap demikian..
Tuhan..
Harga apa yang harus kubayar supaya saya tak kehilangan papa pada waktuMu nanti..
Jika saya harus sampai mati melayaniMu. Sampai saya merasakan dianiaya oleh ribuan orang.. saya akan akan jalani..
asalkan jangan pernah saya melewati titik dimana saya harus kehilangan papa..
andai..